Skater Fm, Ocha Skater, Koko Skater, Ovhas Skater, April Skater, Lingkar Skater, Arul SKater
And All Crew Skater Community @ Pangkep,
Jayalah SKater Di Udara
Skater Fm, Ocha Skater, Koko Skater, Ovhas Skater, April Skater, Lingkar Skater, Arul SKater
And All Crew Skater Community @ Pangkep,
Jayalah SKater Di Udara
Skater Fm, Ocha Skater, Koko Skater, Ovhas Skater, April Skater, Lingkar Skater, Arul SKater
And All Crew Skater Community @ Pangkep,
Jayalah SKater Di Udara
Skater Fm, Ocha Skater, Koko Skater, Ovhas Skater, April Skater, Lingkar Skater, Arul SKater
And All Crew Skater Community @ Pangkep,
Jayalah SKater Di Udara
Siapa yang Pantas..... Pertanyaan yang bagus
tapi... apakah lebih baik kita bertanya ...apakah yg bisa kita lakukan demi kemajuan kesejahteraan masyarakat pangkep
kalau saya gak bisa memimpin, tapi saya akan mencoba memberi sumbangsih untuk kemajuan…
Gimana kabar bang Lingkar Selatan???(nama yang aneh...-ngucapinnya pake style si Tora)
Saya ada beberapa tulisan dan forum diskusi nich...komentar ya...saya kangen berdialektika sama abang lagi nich...
Woy........Mas lingkar selatan daftar jadi panitia dong di pelatihan internet untuk guru, di blognya K'Zoelk secepatnya ada rapat perdana coy.........(sok gaul nich) hehehe di tunggu partisipasinya
Assalamu 'alaykum...
terima kasih atas tanggapannya
Antara kebutuhan (need) dengan keinginan (want) ya jelas bedalah mas...saya yakin mas pasti dah tau bedanya. Anyway, kayaknya mas Lintang juga pernah mengkomparasikan antara ekonomi Kapitalis dengan ekonomi Islam ya? soalnya didalam ekonomi Kapitalis gak dibedakan antara need dan want..pokoke semuanya dihantam kromo..maka muncullah kaidah (prinsip,hukum ekonomi ato apa ya??sy dah lupa) "kebutuhan manusia yg gak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan terbatas jumlahnya", kaidah inilah yg menjadi persoalan utama didalam eknomi Kapitalis,padahal anggapan itu gak sesuai fakta ya? Sedangkan Islam memandang bahwa persoalan utama ada pada persoalan distribusi sebab dunia ini sudah lebih dari cukup utk memenuhi kebutuhan manusia yg jumlahnya kurang lebih 6 milyar ini tapi karena faktor kerakusan sebagian kecil manusia2 Kapitalislah yg menyebabkan kemiskinan tsb. Lihat sj ketimpangan pendapatan antara org kaya dan miskin -kalo gak salah 10 % org Kapitalis memegang 90 % kekayaan dunia dan sisanya 10 % diperebutkan oleh 90 % masyarakat dunia-..btw, Ada buku bagus yg ngebahas masalah ekonomi Islam, yang pertama yg ditulis oleh Ismail Yusanto dan xxxxx (lupa???) judulx pengantar ekonomi Islam dan buku yg kedua ditulis oleh Syekh Taqiyuddin An-nabhani yg judulnya Sistem ekonomi Islam..kedua buku tsb bener2 ngebahas ekonomi islam sebagai suatu sistem, berbeda dgn buku2 ekonomi islam yg lain yg kalo bicara ekonomi islam cuma berbicara ttg bank syariah,non riba,dsb seolah2 ekonomi islam cm itu padahal ekonomi islam bisa berbicara banyak sekompleks Kapitalisme dan Sosialisme berbicara ttg ekonomi, malah lebih lengkap lagi...kalo mo pesan boleh lewat sy..he..he..promosi..promosi.
Mengenai knapa kayak korden, dsb masuk sebagai kebutuhan pokok, bukankah itu trmasuk keinginan??...waduh, ini kayak istilah kebutuhan sekunder dan tersier yg disebut sebagai kebutuhan, padahal mustinya disebut keinginan sekunder dan keinginan tersier ya? Tapi sy coba analogikan sedikit, mas kalo makan pake piring sm sendok ya? bukankah piring ama sendok jg sebuah keinginan klo dikaitkan dgn pertanyaan mas. Sebenarnya yg sy mau tegasin bhwa hal2 yg berkaitan dgn pemenuhan kebutuhan pokok itu dijamin pula didalam Islam, jd bukan mentok cuma pada kebutuhan pokok itu saja, disitulah keindahan Islam sebagai suatu ideologi. Masyarakat dipandang sebagai individu2 dalam persoalan pemenuhan kebutuhannya sehingga ketika ada satu dua orang yg kelaparan didalam negara Islam (Khilafah) maka negara sudah dipandang terkena krisis pangan, berbeda dgn jaman sekarang yg menurut ukuran PBB, suatu negara baru dipandang terkena krisis pangan ketika masyarakatnya yg kelaparan sebanyak 30% penduduk..bayangkan kezalimannya!!Indonesia misalnya baru dipandang terkena krisis pangan bila penduduk Indonesia yg kelaparan sebanyak 75 JUTA orang!!
Oh ya, mengenai pernyataan mas mengenai banyak masyarakat kita yg setuju dengan ideologi Islam. Saya setuju 10000%, ini sejalan pula dengan jajak pendapat yg dilakukan oleh worldpublicopinion.org yg bekerja sama dgn Universitas of Maryland USA yg telah mensurvey empat negeri Islam (Indonesia, Pakistan, Maroko dan Mesir) dan hasilnya sekitar 2/3 responden setuju dgn penyatuan semua negara Islam kedalam sebuah pemerintahan Islam dan 3/4 responden setuju dgn upaya pewajiban syariah Islam ditengah2 mereka utk mencampakkan nilai2 barat. Tapi masalahnya, banyak masyarakt kita yg gak tau jalan menuju kearah sana terlebih gerakan2 Islam banyak yg masih samar pemikran dan metodenya dalam menegakkan syariah ditambah pula banyak penguasa negeri2 Islam yg menjadi boneka negara AS yg menghalangi penerapan syariah tsb. Oleh karenanya, sy attach kan artikel yg bisa sedkit menggambarkan hal tsb
Btw,lucu juga koment anda yg membanding2kan dgn masa2 anda waktu kuliah dulu ditulisan sy yg ttg Palestina, ini juga sering saya dengar dari orang2tua ato yg bertitel tinggi "gak usah trlalu semangat nak, nanti nyesel lho", "begitu memang kalo anak muda" dan banyak komentar lain yg senada..,satu hal yg ingin sy katakan mas, memang berat jika berjuang utk sebuah perubahan dilakukan secara individual..maka Islam mewajibkan kita tergabung dalam sebuah kelompok jamaah utk memperjuangkanx. Selain itu jamaah tentunya harus mempunyai kejelasan konsep yg akan diterapkannya dan metode yg detil utk menuju kearah sana sehingga kita tidak cuma bermodal semangat belaka. Dan karena yg akan diperjuangkan adalah Islam tentunya mutlak jemaah tsb utk senantiasa mendasarkan aktivitasnya dengan syariat Islam..makanya no compromise terhadap segala pemikiran2 asing yg bertentangan dgn Islam harus menjadi hal yg prinsip bagi jamaah Islam tsb..
Pengumuman Dijadwalkan 23 Desember
PANGKAJENE -- Universitas Indonesia (UI) mengantar langsung lembar jawaban komputer (LJK) ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS), Sabtu 12 Desember. Langkah itu guna memastikan lembar ujian yang dibuat UI sampai…