kampung pangkep

indra awaluddin
Share 

Indra awaluddin's Friends

indra awaluddin's Discussions

budaya

Replied Jun 17

 

indra awaluddin's Page

Latest Activity

November 25
MUH.ISWAL B. and indra awaluddin are now friends
September 4
June 22
June 19
June 19
ada yang masih ingat kerajaan siang pangkep????
June 17
June 17
indra awaluddin and Nasrah, S.Pd are now friends
June 17

Comment Wall (10 comments)

You need to be a member of kampung pangkep to add comments!

Join this Ning Network

At 8:50am on June 22, 2009, Nasrah, S.Pd said…
salam kenal.Prinsipnya boleh jg tuh.
At 10:21am on June 19, 2009, yulia ananda said…
waalaikmslm......

Lam knl balik
At 4:40pm on June 16, 2008, suLLL fadLiiii aRiiiF said…
tawwa lulusmiiiiiii orang!!!!!
At 4:18pm on April 22, 2008, elzhaheer said…
Tak ‘Kan Pernah Sebanding

Sobat, pernahkah dirimu merasakan apa yang sedang ku rasakan saat ini? Rasa bersalah yang teramat sangat. Jauh dari orang tua yang sekarang hanya tinggal bertiga, bersama adik yang masih kecil.
Sewaktu bayi, entah berapa kali kita mengganggu tidur nyenyak ayah yang mungkin sangat kelelahan setelah seharian bekerja untuk memenuhi kebutuhan kita. Mungkin juga kotoran kita ikut tertelan ibu ketika kita buang air besar disaat ibu sedang makan. Ibu juga tidak peduli ketika teman-temannya marah karena membatalkan acara yang sangat penting karena tiba-tiba anaknya sakit. Kekhawatiran demi kekhawatiran tiada pernah henti mengunjungi mereka setiap kali kita melangkah.
Beranjak dewasa, betapa tabahnya ayah dan ibu menerima pembangkangan demi pembangkangan yang kita lakukan. Mereka hanya bisa mengelus dada karena teman-teman di luar sana lebih berarti daripada mereka. Jarang sekali kita mau menyisakan waktu untuk menyelami mimik wajah mereka yang penuh kecemasan ketika kita pulang telat karena ayah dan ibu selalu menyambut kita dengan senyum.
Sobat, pernahkah dirimu bangun tengah malam dan mendengar tangisan ibu dalam doanya seperti yang pernah aku dengar?
Tangisan dan doa itulah yang mengantar kesuksesan kita. Pernahkah kita tahu ayah dan ibu terluka dan mengiba kepada Allah agar kita jangan dilaknat, agar Allah mau mengampuni kita dan memberikan kehidupan terbaik untuk kita? Astangfirullahal’adzim.
Pernahkah kita berterima kasih ketika kita dapati ayah dan ibu berbicara berbisik-bisik karena takut membangunkan kita yang tertidur kelelahan? Pernahkah kita menghargai patah demi patah kata yang mereka susun sebaik mungkin untuk meminta maaf karena tidak sengaja memecahkan kristal kecil hadiah ultah teman kita? Pernahkah kita menyesal karena lupa menyertakan mereka di dalam doa?
Ah sobat, betapa tak sebanding cinta dan pengorbanan mereka dengan balasan kasih sayang yang kita berikan. Setelah dewasa dan bisa “menghidupi” diri sendiri, kita masih bisa melenggang ringan meninggalkan mereka (mereka ikhlas asal kita bahagia). Lalu, mungkinkah kita bisa seperti Ismail yang merelakan dirinya disembelih ayah kandung demi menuruti perintah Allah? Atau seperti Musa yang dihanyutkan ketika bayi?
Ternyata kita masih sangat jauh…
Lalu bakti seperti apakah yang bisa kita persembahkan?
Sobat, bantu aku agar optimis! Ya, masih ada banyak waktu untuk membahagiakan mereka. Hal yang terkecil yang bisa kita lakukan adalah tak mengatakan “tidak” ketika mereka menyuruh atau mengiginkan sesuatu (tentu saja bukan yang bertentangan dengan agama) dan segera ambil alat komunikasi, hubungi mereka saat ini juga, sapa mereka dengan hangat, pastikan nada suara kita bahagia. Bahagiakan ayah, bahagiakan ibu! Mulai dari sekarang, selagi Allah masih memberi kesempatan. Walau ta ‘kan pernah sebanding, doa-doa kitalah yang mereka harapkan menemani di peristirahatan terakhir nanti.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, kasihilah mereka sebagaimana mereka mengasihi kami sedari kecil. Jadikan kami termasuk anak-anak yang shaleh/ shalehah ya Rabb hingga kami termasuk doa-doa yang Engkau ijabah. Amin.
At 6:45pm on February 21, 2008, suLLL fadLiiii aRiiiF said…
assalamualaikum.....!!!
wah wah dimanaki' tinggal di pangkep kita k'indra?
yang saya tau kita orang pangkep ta[pi ndakutahu di mana keberadaanta di pkp!!!!
and sd dimanaki' doeloe!?????????????????
At 9:31pm on February 7, 2008, Seto said…
untuk mengajak teman lainnya melalui friendster, kirimkan saja message untuk membuka www.pangkep.ning.com
At 8:28am on February 5, 2008, Nina said…
Waalaikum salam...

thanks jg
Salam kenal....
^_^
At 3:03pm on February 4, 2008, indra awaluddin said…
titp salam buat semua anggota... oia.. mw tanya buat mengundang teman2 yang lainnya melalui friendster, gmna caranya...??????? tabe di'
At 9:34pm on February 1, 2008, Komunitas Anak Pangkep said…
silahkan meramaikan kampung pangkep, ini kampung kita
At 8:45pm on January 26, 2008, indra awaluddin said…
tabe' di.... pammopporang mami katte ^_^!!!!!!

Profile Information

Relationship Status:
Single
About Me:
kehadiran akan seorang aku yang merupakan ciptaan dari sang maha kuasa cuma bisa menyadari bahwa aku adalah aku. marilah kita mencari keagungan yang nyata.
 
 

About

Latest Activity

Umar Haya and Nasrah, S.Pd are now friends
3 hours ago
bucculu akhir2 ini pangkep sepi ?? jd malas pulang???
4 hours ago
to kamal " Yaaaaa Pasang badanko bede,....nah loch???????
16 hours ago
andigadis added a photo
18 hours ago
 

© 2009   Created by Komunitas Anak Pangkep on Ning.   Create a Ning Network!

Badges  |  Report an Issue  |  Privacy  |  Terms of Service

Sign in to chat!