" Bagikan Onak dan Debu Ke Masyarakat "
PANGKEP- Dalam rangkai HUT ke-41 PT Semen Tonasa,diwarnai aksi demo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Pangkep. Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terkait apa yang selama ini dilakukan PT Semen Tonasa selama berada di Kabupaten Pangkep. Tidak bisa dipungkiri diawal lahirnya perusahaan PT Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep, sangat menjanjikan sebuah kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat pangkep pada khususnya. Namun kenyataanya selama 41 tahun berkiprah di Bumi Kota Bandeng PT Semen Tonasa hanya memberikan onak dan duri serta membagikan debu dan penyakit kemasyarakat sekitar pabrik. Selain itu tidak adanya solusi terhadap pengangguran dan kemiskinan dan sangat pula disayangkan PT Semen Tonasa tidak pernah mau tahu akan kehadiran masyarakat sekitar ditandai dengan sejumlah program yang dilakukan tonasa tidak menyentuh tingkat kesejahteraan rakyat sekitar utamannya warga pribumi sekitar pabrik. " Suara-suara yang kami sampaikan sudah merupakan suara yang sering kali diperjuangkan namun tidak pernah memperoleh titik temu. Sejumlah masyrakat sekitar pabrik saat ini mengalami berbagaipenyakit pernapasan akibat hasil dari limbah PT Semen Tonasa berupah debu" .Hal tersebut diungkapkan Korlap Pengurus Cabang HMI Pangkep Djalil SPd.I didampingi Jendral lapangan Supryadi SPdI, Senin 2 November, saat melakukan orasi di halaman Kantor DPRD Pangkep.
Terdapat lima point yang diharapkan mahasiswa dalam orasinya tersebut diantaranya fasilitas kesehatan Rumah Sakit Gratis untuk rakyat sekitar, penerimaan karyawan yang tidak memprioritaskan putra daerah, Transaparansi anggaran pendidikan yang tidak jelas, minimnya upah kerja terhadap buruh yang sebahagian besar adalah warga pribumi dan beasiswa yang tidak merata terhadap perguruan tinggi yang ada di Pangkep. Sebelum melakukan orasi di depan gedung DPRD Pangkep, mahasiswa juga melaksanakan aksi yang sama di sekitar jalan poros yang sempat memberikan kemacetan kepada para pengguna jalan. Mahasiswa yang terhimpun dalam pengurus cabang HMI Pangkep usai melakukan orasinya di depan gedung DPRD diterima oleh Ketua DPRD Pangkep H Syamsuddin Hamid SE bersama sejumlah anggota dewan lainnya baik dari komisi I, II dan III. Selain anggota DPRD Pangkep perwakilan PT Semen Tonasa yang dipimpin H. Syaharuddin, SH MBA Sekertaris Perusahaan (Sekper) PT semen Tonasa juga hadir di Kantor DPRD guna mendengarkan pernyataan sikap mahasiswa dalam aksinya.
Dalam dialog antara mahasiswa, DPRD selaku penegah serta perwakilan PT Semen Tonasa tidak ada hasil yang diperoleh, bahkan mahasiswa menuding segala hal yang selama ini disampaikan dan disuarakan mahasiswa tidak pernah dipedulikan oleh pihak PT Semen Tonasa. Bahkan aksi dialog tersebut sempat tegang dimana H. Syaharuddin, SH MBA selaku Sekertaris Perusahaan (Sekper) PT semen Tonasa mengungkapkan bahwa perusahaan dibangun guna meraup untuk sebanyak-banyaknya. Salah seorang anggota DPRD H Zainal Rasak SE dari Komisi II DPRD Pangkep juga embenarkan hal tersebut. Selama ini pihak PT Semen Tonasa hanya meraup keuntungan belaka sedangkan kepedulian terhadap masyarakat seperti yang diungkapkan dan dipermasalahkan selama ini tidak pernah ditanggapi pihak perusahaan." Selama ini PT Semen Tonasa merekrut tenaga kerja, program kesehatan dan berbagai program lainnya tidak terarah, tonasa hanya ingin merekrut keuntungan belaka. Olehnya itu apa yang disuarakan mahasiswa bahwa PT Semen Tonasa hadir di Kabupaten Pangkep hanya sebagai perusahaan negara yang hanya mau menguras keuntungan belaka" tegas Zainal. Ditambahkannya dengan tidak adanya hasil yang diperoleh dalam pertemuan tersebut pihak DPRD dalam hal ini Komisi II akan menindak lanjuti apa yang disuarakan mahasiswa tersebut nantinya dengan memaggil ulang pihak tonasa.
Tags:
Share
You need to be a member of kampung pangkep to add comments!
Join this Ning Network