kampung pangkep

Nhany_Rachman

PENDERITAAN EKSODUS TIM-TIM PANGKEP KAPAN BERAKHIR??????? DIBUTUHKAN KETEGASAN PEMIMPIN UNTUK MENYELESAIKANNYA

HARIAN FAJAR Kamis 4 Juni 2009 telah mengangkat dengan transparan kasus yang membelit para eksodus TIM-TIM PANGKEP yang hak-haknya telah dikebiri oleh oknum Komite Korban Politik Timur-timur Pangkep, dalam harian tersebut di paparkan bahwa Anggaran kompensasi untuk Korban Politik TIm-tim yang harus di terima sebanyak 5 Juta Rupiah, tanpa potongan, namun ternyata dalam proses penyalurannya mengalami banyak hambatan dan potongan yang cenderung di paksakan. Kata salah seorang eksodus Tim-tim Abdul Hamid dalam harian tersebut pemotongan di lakukan komite menyalahi instruksi Bupati Pangkep. Menurut mantan Ketua Komite Nasional Korban Politik Tim-tim ini biaya kontribusi ditanggung PEMKAB dan potongan untuk koperasi tidak bisa dipaksakan. Dia menyebutkan "warga hanya mendapatkan 3.250.000 dari anggaran Rp. 5 Juta yang semestinya di terima itu. Pemotongan terkesan di paksakan komite menahan KTP warga jika tidak menyepakati potongan koperasi dan kontribusi. Padahal Bupati sudah melarang pembayaran koperasi karena memberatkan warga" Tegas Hamid yang diamini beberapa rekannya di depan Kantor Pos dan Giro cabang Pangkep 3 Juni yang lalu. Dia juga menambahkan bahwa bukan hanya pemotongan yang disayangkan, tapi juga 20 warga belum mendapatkan dana kompensasi sama sekali "Awalnya nama mereka di hilangkan, tapi kami punya bukti daftar nama-nama penerima kompensasi" Ujar Abdul Hamid menjelaskan dengan rinci. Ketika di konfirmasi BENDAHARA KNKP TIM-TIM (H. BO'DI) berkilah Potongan yang dilakukan tersebut sudah kesepakatan. Potongan ini sudah sesuai kesepakatan warga Rp[. 1 JUta untuk Koperasi (Yang sewaktu-waktu dapat dicairkan paling lama 10 Hari ), Rp. 500 ribu Untuk kontribusi Rp. 200 ribu untuk Ambon-Poso Rp. 50. rb untuk syukuran.


kini tanggal 26 Juni 2009 sejak tiga hari yang lalu beberapa Eksodus Tim-Tim mencoba mengadukan nasibnya kembali untuk meminta Sisa Dana Rp. 1 Juta yang tlah di masukkan untuk koperasi KNKP Tim-tim, Namun keterangan para pengurus Berbelit-belit dan cenderung memberatkan para eksodus untuk mencairkannya. Sementara beberapa KK telah mengeluh membutuhkan dana tersebut untuk :

1. Menyambung Hidup ekonomi keluarga
2. menyekolahkan Anak-anak mereka di berbagai tingkatan
3. Dijadikan Modal usaha Mandiri
4. Dan berbagai Sifat kebutuhan lainnya yang sangat Urgent

Sejak tiga hari yang lalu pula sekitar 20 KK mencoba untuk bertemu Bapak Bupati untuk meminta kejelasan sikap dan tindakan beliau terkait usaha mereka meminta dana mereka di H.Bo'di selaku penangngung jawab tapi sayang selalu gagal karena kesibukan Bapak Bupati. Dan pagi ini seharusnya mereka berbicara Panjang Lebar kepada Bupati di Rujab ternyata harus kembali gagal karena Bapak Bupati Pangkep Harus menghadiri kegiatan lain dan hanya statement Lisan dari beliau yang sempat terlontar " Silahkan ambil dananya ke pihak yang bersangkutan, karena tidak boleh ada paksaan bagi warga yang tidak Ikhlas, karena saya sudah sampaekan kepada yang bertanggung jawab (KNKP TIM-TIM)". Demikian statemet beliau yang telah di dengar oleh sekitar 15 KK yang hadir memperjuangkan nasibnya yang juga di dengar oleh H. BO'DI. Setelah di konfirmasi lagi H. bo'di menyatakan "nanti habis Syukuran yang rencana hari minggu baru kemudian di usahakan dananya di cairkan. Hari senin kantor Koperasi akan di buka, selain itu bendahara Koperasi (H. Halim) sedang ke Jakarta" sementara disisi lain para eksodus menyatakan Bahwa karena Dananya ada di BANK BNI, Bendahara H. HALIM sendiri tidak ingin bertanggung jawab terkait sisa dana yang akan di salurkan, mengingat beliau tahu persis segala bentuk "permasalahan" sisa uang tersebut.


Akhirnya saya pribadi berharap hari senin nanti para KNKP menepati janjinya untuk mencairkan sisa dana Rp. 1 juta untuk para eksodus, dan bilamana tidak di indahkan bahkan ingkar janji hanya KETEGASAN BUPATI PANGKEP lah yang dinanti untuk mengclearkan masalah ini, dan bila ternyata Bapak Bupati tidak tegas maka kembali kepada Rakyatlah untuk menilai.......???????

Share 

Add a Comment

You need to be a member of kampung pangkep to add comments!

Join this social network

About

Latest Activity

Ekhy' Bija' updated their profile
8 hours ago
2 members updated their profile photos
8 hours ago
9 hours ago
Veteran Dukung Incumbent 2010 PANGKEP- Upacara peringatan hari pahlawan ke-64 10 dilaksanakan di lapangan merdeka pangkajene, Selasa 10 November, berlangsung hidmat. Bupati Pangkep Ir H Syafrudin Nur MSi selaku pembina upacara sebelum memberikan ...
9 hours ago

© 2009   Created by Komunitas Anak Pangkep on Ning.   Create Your Own Social Network

Badges  |  Report an Issue  |  Privacy  |  Terms of Service

Sign in to chat!